Kelompok Studi Biologi Universitas Brawijaya

Rice Field Frog

Rice Field Frog (Fejervarya cancrivora)

Fejervarya cancrivora
Gambar 1. Fejervarya cancrivora (TNMB)

             Fejervarya cancrivora banyak ditemukan di sawah, sehingga dikenal dengan nama Kodok Sawah. Spesies ini ditemukan di jalur tracking TNBTS pada tanggal 3 September 2013.

Klasifikasi (Kurniati, 2003)
Kingdom    :  Animalia
Filum           :  Chordata
Kelas           :  Amphibia
Ordo            :  Anura
Famili          : Ranidae
Subfamili   :  Dicroglossinae
Genus          : Fejervarya
Spesies       :  Fejervarya cancrivora (Gravenhorst, 1829)

Deskripsi
            Jantan dewasa berukuran ± 67-69 mm, sedangkan betina dewasa berukuran ± 51-75 mm. Tubuh pendek gemuk dan berotot. Tungkai belakang sedikit pendek. Lebih dari setengah jari kaki berselaput renang dengan ujung yang tidak berselaput. Jari tangan tidak berselaput renang. Ujung jari tangan dan kaki lancip. Tympanum terlihat jelas (Kurniati, 2003).
Kulit dorsal (punggung) halus dengan lipatan longitudinal yang tidak teratur; beberapa individu memiliki garis vertebral yang sangat menonjol. Kulit ventral (perut) halus. Bagian dorsal berwarna coklat pucat atau coklat kehijauan dengan bintil hitam; bagian bibir terdapat garis vertikal berwarna coklat tua; permukaan dorsal lengan berwarna coklat tua atau bergaris kehitaman yang lebar. Bagian ventral berwarna keputihan dan beberapa terdapat bintik-bintik hitam (Kurniati, 2003).

Distribusi
           Jawa, Sumatra, Borneo, Nusa Tenggara, Sulawesi, Ambon, Papua, Peninsular Malaysia, Thailand, Vietnam, Laos, Kampuchea, Myanmar, Nicobar, Andaman, India, Japan (Kurniati, 2003).

Kebiasan dan Habitat
            Habitat Fejervarya cancrivora adalah dataran rendah hingga ketinggian 1200 dpl. Banyak ditemukan di sawah. Fejervarya cancrivora juga berhabitat tidak jauh dari sungai, namun jarang ditemukan di sepanjang sungai. Selain sawah, Fejervarya cancrivora juga banyak ditemukan di rawa atau bahkan di dalam daerah berair asin, misalnya tambak atau hutan bakau. Spesies ini dapat mentoleransi salinitas hingga 2,8 %. Spesies ini hidup dengan baik bersama Fejervarya limnocharis (Iskandar, 1998).

 

Referensi

Iskandar, Djoko T. 1998. Amfibi Jawa dan Bali. Puslitbatng Biologi-LIPI. Cibinong.

Kurniati, Hellen. 2003. Amphibians & Reptiles of Gunung Halimun National Park, West Java, Indonesia (Frogs, Lizards and Snakes). Research Center for Biology-LIPI. Cibinong.