Kelompok Studi Biologi Universitas Brawijaya

Java Forest Skink

Java Forest Skink (Sphenomorphus sanctus)

 Capture
Gambar 1. Sphenomorphus sanctus (TNMB)

              Sphenomorphus sanctus ditemukan di camping ground Taman Nasional Meru Betiri pada tanggal 3 September 2013.

Klasifikasi (Reptile Database, 2014)
Kingdom    :  Animalia
Filum           :  Chordata
Kelas            :  Reptilia
Ordo             :  Squamata
Subordo     : Sauria
Famili          : Scincidae
Genus          : Sphenomorphus
Spesies       : Sphenomorphus sanctus (Dumeril & Bibron, 1839)

Deskripsi
              Jantan dewasa berukuran 46-46,5 mm, sedangkan betina dewasa berukuran 50,8 mm. Moncong sedikit pendek. Telinga oval dan terbuka, berukuran lebih kecil dibanding mata saat terbuka. Sisik punggung halus dan pada bagian dorsal lebih luas dibandingkan bagian lateral. Panjang ekor separuh dari panjang kepala dan badan. Lengan kuat dan lengan bagian belakang mencapai axilla (ketiak). Punggung berwarna coklat muda dengan garis vertebral berwarna putih keabu-abuan, dimulai dari kepala bagian depan hingga ujung ekor. Garis putih keabu-abuan diapit warna hitam dengan bintik-bintik putih; garis lateral hitam dimulai dari lubang hidung (nostril) melewati mata hingga persendian paha, disertai bintik-bintik putih. Bagian perut (ventral) berwarna kehijauan atau putih (Kurniati 2003).

Distribusi
              Malaysia bagian barat, Sumatra, Jawa (Kurniati 2003).

Kebiasan dan Habitat
            Sphenomorphus sanctus hidup di pohon (arboreal). Habitatnya adalah dataran rendah dengan ketinggian ±800 dpl (Kurniati 2003).

Referensi
Kurniati, Hellen. 2003. Amphibians & Reptiles of Gunung Halimun National Park, West Java, Indonesia (Frogs, Lizards and Snakes). Research Center for Biology-LIPI. Cibinong.

Reptile Database. 2014. Sphenomorphus sanctus (Dumeril & Bibron, 1839). http://reptile-database.reptarium.cz/species?genus=Sphenomorphus&species=sanctus. Diakses pada tanggal 15 Januari 2014.