Kelompok Studi Biologi Universitas Brawijaya

Selamat Hari Bumi 2016

VERSI BERGAMBAR4Malang – Hari Bumi tahun ini KSB akan menyoroti  tentang pentingnya hutan bagi kita dan makhluk hidup lainnya. Indonesia diberkahi dengan hutan-hutan tropis terluas dan beragam hayati di dunia. Puluhan juta rakyat Indonesia secara langsung bergantung pada hutan-hutan ini untuk kehidupan mereka, entah itu mengumpulkan hasil hutan untuk kebutuhan sehari-hari atau bekerja di sektor pengolahan kayu.

Hutan tropis Indonesia juga merupakan rumah dan persembunyian terakhir bagi kekayaan hayati dunia yang unik. Keanekaragaman hayati yang terkandung di hutan Indonesia meliputi 12 persen species mamalia dunia, 7,3 persen species reptil dan amfibi, serta 17 persen species burung dari seluruh dunia. Diyakini masih banyak lagi spesies yang belum teridentifikasi dan masih menjadi misteri tersembunyi di dalamnya. Sebuah contoh nyata misalnya, data WWF menunjukkan antara tahun 1994-2007 saja ditemukan lebih dari 400 spesies baru dalam dunia sains di hutan Pulau Kalimantan.

Namun tragedi sedang berlangsung di Indonesia. Negara ini sekarang berada pada pusat perhatian dunia, dengan kemarahan domestik dan internasional atas kerusakan yang merajalela pada sumber daya alam yang besar. “Keajaiban ekonomi” di Indonesia dari tahun 1980-an dan 1990-an ternyata telah didasarkan, sebagiannya, pada kehancuran ekologis dan penyalahgunaan hak dan adat istiadat masyarakat setempat.

Penebangan liar telah merajalela selama bertahun-tahun dan diyakini telah menghancurkan sekitar 10 juta hektar hutan. Industri pengolahan kayu di Indonesia beroperasi di ketidakjelasan hukum, dimana perusahaan-perusahaan besar yang—sampai krisis ekonomi tahun 1997—menarik miliaran dolar investasi dari Barat, memperoleh lebih dari setengah pasokan kayu dari sumber-sumber ilegal. Kayu secara rutin diselundupkan melintasi perbatasan ke negara-negara tetangga, membuat jutaan dolar pendapatan pemerintah Indonesia hilang setiap tahunnya.

Sebagai rakyat Indonesia, hidup dan makan hasil bumi Indonesia, kita harus mulai membuka mata dan telinga kita yang selama ini tertutup atas semua kerusakan yang telah terjadi. kita harus singsingkan lengan baju kita dan mulai bekerja untuk mengembalikan hutan yang dulu kita ambil demi kesejahteraan kita untuk kebaikan yang telah kita ambil dari Ibu Pertiwi dan masa depan anak dan cucu kita. Dare To Save? (KSB-LH)